Thursday, 27 February 2014



cukup lama kita berkenalan,
namun tak cukup lama kita saling mengerti satu sama lain.
sebut saja diri ini munafik
awalnya tak ada sedikit rasapun ku harap kan padamu
namun entah lah
semakin lama berkomunikasi
setiap hari kita memberi kabar satu sama lain
setiap hari denger omelan ini itu demi kebaikan
setiap hari bercanda
setiap hari tertawa
sama sekali tak ada duka antara kita
awalnya, kau tarik ulur hati ini
dan tak ku pungkiri akupun juga sepertimu
hingga akhirnya kita putuskan untuk berkomitmen
aku berjanji pada diriku , ini yang trakhir untuk ku
"aku tak jatuh cinta namun ku akan membangun cinta"
1 bulan pertama
2 bulan
3 bulan
4 bulan telah kita jalani ..seperti air tak ada jeram
aku berharap ini akan bertahan seterus nya :)
sayang kamu

tedjo-ijem (@dhimasinggar-@riianpertiwi)

Thursday, 4 July 2013

Tak Berbalas


                          
Betapa memalukan dan rapuhnya cinta tak berbalas
Walau cinta tak berbalas datang dengan sendirinya
Cinta itu terperangkap tak bisa menemukan jalan keluar
Akulah yang memulainya namun aku tak menyadarinya
Jika dia pergi dari pendanganku suatu  hari nanti
Itu adalah cinta yang berakhir sia-sia tanpa pernah punya tujuan
Bahkan tak pernah punya kesempatan untuk berkuncup dan mekar
Cinta yang tak pernah bisa berbuah seperti benih yang ditinggalkan
Itulah cinta yang tak berbalas __

Sunday, 24 February 2013

14 PEDOMAN HIDUP MANUSIA


14 PEDOMAN HIDUP MANUSIA
1.       Musuh terutama manusia adalah dirinya sendiri
2.       Kegagalan terutama manusia adalah kesombongan
3.       Kebodohan terutama manusia adalah menipu
4.       Kesedihan terbesar manusia adalah iri hati
5.       Kesalahan terbesar manusia adalah mengabaikan dirinya
6.       Dosa terbesar manusia adalah menipu dirinya sendiri dan orang lain
7.       Sifat mausia yang sangat terkasihani adalah rasa rendah diri
8.       Sifat manusia yang paling terpuji adalah semangat kegigihannya
9.       Kehancuran terbesar manusia dalah keputusasaan
10.   Harta terbesar manusia adalah kesehatan
11.   Hutang terbesar manusia adalah hutang budi
12.   Kekurangan terbesar manusia adalah sifat berkeluh kesah dan tidak memiliki kebijaksanaan
13.   Hadiah terbesar manusia adalah lapang dada dan mau memaafkan
14.   Ketentraman dan kedamaian utama manusia adalah beramal dan kedermawanan














Tuesday, 12 February 2013

Sosok nya

seringkali ku dengar cerita
yang tak hanya satu saja
sebuah kisah tentang sosoknya
yang tak enggan mereka sebut dalam cerita
dan...
lagi lagi aku mendengar cerita tentangnya
aku akui rasa iri kian meghampiri
datang merenggut menyelimuti hati
nan rindu akan sosoknya
seharusnya sosoknya dapat ku ceritakan jua pada mereka
tapi....
mungkin tak usah saja
sosok yang ku punya lain dari sosok yang mereka punya
sosok yang selalu mwnanyakan kabar mereka
yang bisa mendengarkan keluh kesah mereka
yang dapat menjadi panutan mereka
yang jadi pellindung mereka
dan menjadi wali mereka saat dewasa kelak
namun,,,,aku tak punya sosok itu
ayah,ayah,ayah, aku iri dengan ayah teman teman ku
mengapa engkau tak seperti mereka
ayah....








Wednesday, 2 January 2013

PRAKTIKUM KIMIA ASAM -BASA



PRAKTIKUM KIMIA ASAM -BASA




I. TUJUAN PRAKTIKUM
Menganalisa perubahan warna indikator ( lakmus biru, lakmus merah, dan larutan PP ) pada larutan yang bersifat :
a.       Asam
b.      Basa
c.       Netral

II. DASAR TEORI
                   indikator asam-basa merupakan zat yang digunakan untuk mengetahui suatu larutan tergolong asam atau basa. indikator asam-basa ada dua jenis yaitu :
1.         indikator alami, misalnya kunyit dan bunga berwarna ( kembang sepatu)
2.         indikator buatan atau sintetis , misalnya larutan phenol ptalin (PP), kertas lakmus biru, kertas lakmus merah, BTB, MJ , dan MO
Pada percobaan kali ini akan dipelajari perubahan warna indikator pada larutan yang bersifat asam maupun larutan yang bersifat basa atau netral.

III. ALAT & BAHAN

§  Alat-alat :
o   Drop plate
o   Pipet Tetes
o   Beker glass (Gelas kimia)

§  Bahan :
o   Air / aquades
o   Larutan CH3COOH
o   Larutan NAOH
o   Larutan A
o   Larutan B
o   Larutan C





IV. CARA KERJA

A.     Uji terhadap larutan CH3COOH
1. Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes larutan CH3COOH menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi larutan CH3COOH  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.

B.     Uji terhadap larutan NaOH
1. Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes larutan NaOH menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi larutan NaOH kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.

C.     Uji terhadap air / aquadest
1.  Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes air / aquadest menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi air / aquadest kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.     

D.     Uji terhadap larutan A
1. Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes larutan A menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi larutan A kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.

E.     Uji terhadap larutan B
1. Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes larutan B
menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi larutan B kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.


F.      . Uji terhadap larutan C
1. Pertama-tama kita mengambil beberapa tetes larutan C menggunakan pipet tetes lalu teteskan pada drop plate.
2. Kedua, uji menggunakan kertas lakmus biru  kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
3. Ketiga, lakukan langkah 1 lalu uji menggunakan kertas lakmus merah kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.
4. Keempat, lakukan langkah 1 lalu ambil larutan PP menggunakan pipet tetes kemudian teteskan pada drop plate yang berisi larutan C kemudian amati perubahan dan catat pada tabel.

V. DATA PENGAMATAN

LARUTAN
PERUBAHAN WARNA KERTAS LAKMUS BIRU
PERUBAHAN WARNA KERTAS LAKMUS MERAH
PERUBAHAN WARNA LARUTAN DENGAN LARUTAN PP
LARUTAN BERSIFAT
larutan CH3COOH
Merah

Merah

Tidak berwarna
Asam
larutan NaOH
Biru

Biru
Merah
Basa
air / aquadest
Biru
Merah
Tidak berwarna
Netral
larutan A
Merah
Merah
Tidak berwarna
Asam
larutan B
Biru
Biru
Merah
Basa
larutan C
Biru
Merah
Tidak berwarna
Netral


VI.  ANALISA DATA

- Uji A :
                   Setelah larutan CH3COOH di uji menggunakan kertas lakmus merah dan biru warna kertas lakmus tetap merah /menjadi berwarna merah. Setelah larutan CH3COOH di uji menggunakan larutan PP, larutan CH3COOH tetap tidak berwarna.
- Uji B :
                   Setelah larutan NaOH di uji menggunakan kertas lakmus merah dan biru warna kertas lakmus tetap biru /menjadi berwarna biru. Setelah larutan NaOH di uji menggunakan larutan PP, larutan NaOH menjadi berwarna merah.
- Uji C :
                   Setelah air/aquadest di uji dengan indikator kertas lakmus merah maka ketas lakmus warnanya tetap merah dan bila di uji dengan kertas lakmus biru maka kertas lakmus warnanya tetap biru, bila di uji dengan di campur larutan PP maka larutan yang bersifat netral tetap tidak berwarna.
- Uji D :
                   Setelah larutan A di uji menggunakan kertas lakmus merah dan biru warna kertas lakmus tetap merah /menjadi berwarna merah. Setelah larutan A di uji menggunakan larutan PP, larutan A tetap tidak berwarna.
- Uji E :
                   Setelah larutan B di uji menggunakan kertas lakmus merah dan biru warna kertas lakmus tetap biru /menjadi berwarna biru. Setelah larutan B di uji menggunakan larutan PP, larutan B menjadi berwarna merah.
- Uji F :
                   Setelah larutan C di uji dengan indikator kertas lakmus merah maka ketas lakmus warnanya tetap merah dan bila di uji dengan kertas lakmus biru maka kertas lakmus warnanya tetap biru, bila di uji dengan di campur larutan PP maka larutan yang bersifat netral tetap tidak berwarna.

VII. KESIMPULAN
                   Larutan bersifat asam bila di uji dengan indikator kertas lakmus merah/biru maka kertas lakmus tetap/menjadi berwarna merah, bila di uji dengan di campur larutan PP maka larutan asam tetap tidak berwarna.
                   Larutan bersifat basa bila di uji dengan indikator kertas lakmus merah/biru maka kertas lakmus tetap/menjadi berwarna biru, bila di uji dengan di campur larutan PP maka larutan basa menjadi berwarna merah.
                   Larutan bersifat netral bila di uji dengan indikator kertas lakmus merah maka ketas lakmus warnanya tetap merah dan bila di uji dengan kertas lakmus biru maka kertas lakmus warnanya tetap biru, bila di uji dengan di campur larutan PP maka larutan yang bersifat netral tetap tidak berwarna.



VIII. LAMPIRAN
1. Pertanyaan dan jawaban
2. Petujuk praktikum


































Surakarta, 14 febuari 2011
Di periksa oleh,
Pembimbing Praktikum                                                 Praktikum



(Rita Retnawati, S.pd)                                                (Rian Pertiwi)
PERTANYAAN
1.      Dari larutan-larutan tersebut, sebutkan golongan larutan yang bersifat asam, basa, atau netral !
2.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus biru di dalam larutan asam ?
3.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus biru di dalam larutan basa ?
4.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus biru di dalam air ?
5.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus merah di dalam larutan asam ?
6.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus merah di dalam larutan basa ?
7.      Bagaimana perubahan warna kertas lakmus merah di dalam air ?
8.      Bagaimana perubahan warna larutan asam, bila diberi larutan PP ?
9.      Bagaimana perubahan warna larutan basa, bila diberi larutan PP ?
10.  Bagaimana perubahan warna air, bila diberi larutan PP ?

JAWAB
1.      Bersifat asam         : larutan CH3COOH dan larutan A
Bersifat basa          : larutan NaOH dan larutan B
Bersifat netral        : air dan larutan C
2.      Dalam larutan asam kertas lakmus biru berubah warna menjadi merah
3.      Dalam larutan basa kertas lakmus biru tetap berwarna biru
4.      Dalam air kertas lakmus biru tetap berwarna biru
5.      Dalam larutan asam kertas lakmus merah tetap berwarna merah
6.      Dalam larutan basa kertas lakmus biru berubah warna menjadi merah
7.      Dalam air kertas lakmus merah tetap berwarna merah
8.      Larutan asam tetap tidak berwarna bila diberi larutan PP
9.      Larutan basa menjadi berwarna merah bila diberi larutan PP
10.  Air tetap tidak berwarna bila diberi larutan PP